Soal Ppds Urologi -

A) Kanker ginjal B) Batu ginjal C) Infeksi ginjal D) Ginjal polikistik

: Several platforms offer intensive classes specifically for the Urology entrance exam (SIMAK UI, CBT, etc.).

Skrining menggunakan PSA, colok dubur (DRE), sistem grading Gleason, dan pilihan terapi (prostatektomi radikal, radioterapi, atau preparat hormonal).

Tata Laksana: Indikasi ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), URS (Ureteroscopy), PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy), atau open surgery. soal ppds urologi

Selain buku ajar, manfaatkan platform bimbingan belajar seperti yang menyediakan materi dan soal PPDS Urologi dalam bentuk PDF, serta webinar tentang tips menghadapi MMPI, Journal Reading, dan wawancara.

Kurikulum PPDS Urologi umumnya mengacu pada Kolegium Ilmu Bedah Indonesia dan memiliki tiga tahap pembelajaran: Urologi Dasar, Urologi Lanjut 1, dan Urologi Lanjut 2. Untuk menguasai semua materi dalam ujian seleksi, berikut adalah rujukan belajar yang wajib Anda miliki:

Selalu perbarui referensi Anda menggunakan panduan klinis terbaru dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), European Association of Urology (EAU), atau American Urological Association (AUA). Soal-soal PPDS sering kali merujuk langsung pada algoritma tata laksana di guideline tersebut. A) Kanker ginjal B) Batu ginjal C) Infeksi

Apa pemeriksaan gold standard untuk menegakkan diagnosis batu saluran kemih? a. USG Abdomen b. Foto Polos Abdomen (BNO) c. IVP (Intravenous Pyelography) d. CT Urografi

Laki-laki berusia 68 tahun datang dengan keluhan tidak bisa BAK sejak 10 jam lalu. Riwayat pancaran urine melemah dan sering terbangun malam hari untuk BAK dialami sejak 6 bulan terakhir. Pada colok dubur, didapatkan prostat membesar, konsistensi kenyal, sulkus medianus datar, dan nyeri tekan negatif. Apa terapi definitif standar emas (gold standard) jika pasien memilih jalur pembedahan endoskopi?A. Prostatektomi terbukaB. Transurethral Resection of the Prostate (TURP)C. Pemasangan kateter menetap seumur hidupD. Pemberian obat golongan Alpha-blockerE. Sistostomi perkutan

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH): Skor IPSS, terapi medikamentosa (Alpha-blocker dan 5-alpha reductase inhibitor), serta indikasi TURP (Transurethral Resection of the Prostate). Soal-soal PPDS sering kali merujuk langsung pada algoritma

Apakah tindakan awal penanganan retensi urine yang paling tepat dan aman pada pasien ini?A. Pemasangan kateter foley nomor 16 Fr secara perlahanB. Pemasangan kateter logam ( metal catheter )C. Sistostomi perkutan atau terbuka ( suprapubic cystostomy )D. Punksi kandung kemih berulangE. Observasi ketat hingga pasien dapat berkemih spontan

Mulai tahun 2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan sistem Seleksi Bersama Nasional untuk PPDS, yang menggunakan portal pendaftaran satu pintu. Tujuannya adalah menciptakan proses yang lebih transparan dan akuntabel.

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), neurogenic bladder, striktur uretra.

Buku wajib untuk mendalami teori urologi secara mendalam.